Sunday, September 11, 2011

Panduan Sederhana Menulis Resensi

Panduan Sederhana Menulis Resensi

Menulis resensi buku atau resensi-resensi lain (bisa untuk film, kaset, cd dll), pada intinya adalah memberikan pertimbangan tentang buku, atau obyek resesnsi itu kepada pembaca tentang perlu atau tidak untuk dibaca, untuk dibeli, dan untuk kalangan mana obyek resensi itu ditujukan. Pada penulisan resensi itu, penulis dituntut untuk obyektif terhadap obyeknya, walau demikian obyektifitas itu relatif pada kemampuan analis si penulis, sehingga peluang untuk subyektif itu tetap ada.

Dalam meresensi buka beberapa hal yang patut dipertimbangkan adalah bahwa sebagai penulis resensi, peran kita terbatas pada memberikan pertimbangan dan memberikan rekomendasi tentang buku tersebut. Berikut beberapa garis besar untuk di ingat.

1. Penulis resensi bukanlah mewakili pembaca membaca buku tersebut. Jadi, tidak mutlak harus menceritakan keseluruhan isi buku, atau membuat kesimpulan isi buku. Persepri tiap pembaca berbeda, dan belum tentu kesimpula itu sama, jadi cukuplah berhenti pada kesimpulan tentang baik atau tidaknya buku itu dibaca, juga untuk kalangan mana buku itu cocok dibaca.

2. Penulis resensi, baiknya tidak terlalu jauh berduel dengan penulis buku. Maksudnya, bukan sesuatu yang bijak seandainya penulis resensi justru membangun opini yang bertentangan dengan onyek yang di resensi. Memang, pembanding itu penting, tapi bukan untuk dijustifikasi.

3. Hal-hal yang menjadi pertimbangan untuk sebuah buku yang diresensi antara lain, isi buku (menarik atau tidak, penting atau tidak menurut peresensi), tampilan buku (cover, kertas yang digunakan, typografi yang digunakan), kualitas pengarang (dapat dibandingkan dengan karya-karya dia yang lain).

4. Mulailah menulis dan menulis.
 
Blogger Templates